Manajemen User di Backtrack

Backtrack merupakan turunan dari distro Slax, dan bisa di katakan sebagai cucunya dari distro Slackware, bagi yang sudah pernah atau familiar dengan distro tua ini ( Slackware.Red ), tentunya tidak perlu terlalu lama untuk melakukan pembuatan user, jadi tutorial ini di tujukan untuk para newbie linux seperti saya p
Tutorial ini juga saya publish di blog BacktrackIndo.

Misalnya kita membuat user baru bernama anonymous. berikut langkah-langkahnya :

Periksa terlebih dahulu Anda sekarang login sebagai apa? tentu saja sebagai root ))
lha… user lainkan belum dibikin ne… ( AtoZ edan !!!… )) )

# whoami
root


Sebelum melanjutkan ke tahap pembuatan user, saya akan membuat folder public_html terlebih dulu
di direktori /etc/skel agar setelah selesai membuat user, secara automatis folder public_html
juga akan dibuat pada home direktori user tersebut ( /home/anonymous/public_html ) :

# mkdir /etc/skel/public_html

Sekarang kita memasuki tahap pembuatan user :

# adduser anonymous

Login name for new user: anonymous

User ID (’UID’) [ defaults to next available ]:

Initial group [ users ]:

Additional groups (comma separated) []:

Home directory [ /home/anonymous ]

Shell [ /bin/bash ]

Expiry date (YYYY-MM-DD) []:

New account will be created as follows:

—————————————
Login name…….: anonymous
UID…………..: [ Next available ]
Initial group….: users
Additional groups: [ None ]
Home directory…: /home/anonymous
Shell…………: /bin/bash
Expiry date……: [ Never ]

This is it… if you want to bail out, hit Control-C. Otherwise, press
ENTER to go ahead and make the account.

Creating new account…

Changing the user information for anonymous
Enter the new value, or press ENTER for the default
Full Name []: anonymous
Room Number []:
Work Phone []:
Home Phone []:
Other []: atoz@bungker.org
Changing password for anonymous
Enter the new password (minimum of 5, maximum of 127 characters)
Please use a combination of upper and lower case letters and numbers.
New password: ***********
Re-enter new password: ***********
Password changed.

Account setup complete.

Note :
Masukkan nama user, no id useeer, nama kecil atau inisialisasi, home direktori, shell yang digunakan,
tanggal kadaluarssa hasil account yang dibuat.

Untuk menghapus user, jalankan perntah :

# userdel anonymous

Setiap user memilik group masing-masing, berguna bila bekerja dalam sebuah jaringan. Semua user yang berada dalam group yang sama memiliki hak akses yang sama pula, nah… untuk menambah group. gunakan perintah :

# groupadd [nama_group]

Untuk menghapusnya, gunakan perintah :

# groupdel [nama_group]

Apabila Anda ingin memodifikasi akun user yang Anda punya, gunakan perntah usermod. Misalnya Anda ingin memodifikasi
group user anonymous, menjadi group wheel.

# usermod -G wheel anonymous
# id anonymous
uid=1001(anonymous) gid=100(users) groups=100(users),10(wheel)

Untuk melihat manual penggunaan perintah yang telash disebutkan di atas, gunakan perintah man [nama_perintah]. Contoh :

# man usermod

Sampai disini dulu pembahasan kita. Selamat mencoba )

Ditulis dalam Howto. 2 Comments »

Gateway Backtrack2

Langsung saja, tutorial ini untuk melengkapi postingan bang alie dengan judul “Router Backtrack”-nya. Untuk membuat Gateway menggunakan distro Linux Backtrack langkah pertama adalah tentunya sudah terinstall Backtrack di komputer yang akan dijadikan sebagai Gateway, disini saya menggunakan Backtrack2 sebagai tempat percobaannya…eth0 terhubung langsung ke internet dengan keterangan sbb :

IP Address : 203.81.xxx.xx5
Netmask : 255.255.255.0
Gateway : 203.81.xxx.xx1
Nameserver :
203.81.xx4.11
203.81.xx5.12

eth1 terhubung ke klien di jaringan, dengan keterangan sbb :

IP Address : 192.168.0.1
Netmask : 255.255.255.0

Setelah sempat bingung mengutak-atik agar settingan jaringan dapat berjalan d saat startup mulai dari gui, mengetikkan command netconfig di konsole, bahkan file /etc/rc.d/rc.inet1.conf pun sudah saya utak-atik, tetap saja hasilnya nihil ( lantaran masih newbie se… )) ), untuk mengaktifkan NAT (Network Address Translation) biasanya ( di slackware ) kita mengisi beberapa baris perintah iptable di /etc/rc.d/rc.local, namun disini saya tidak melakukannya, sebagai alternatif… maka saya mencoba mengganti isi file /etc/rc.d/rc.inet1 yang akan diisi dengan beberapa baris perintah untuk setting network sekaligus iptablenya ( tentunya perintah iptable sederhana ), berikut langkah yang saya lakukan :

# chmod +x /etc/rc.d/rc.ip_forward
# echo “1”>/proc/sys/net/ipv4/ip_forward

Perintah tsb untuk mengaktifkan opsi bahwa Linuxbox tsb akan difungsikan sebagai router.

Masukkan NameServer pada file /etc/resolv.conf

# echo “nameserver 203.81.xx4.11″>/etc/resolv.conf
# echo “nameserver 203.81.xx5.12″>>/etc/resolv.conf
# cat /etc/resolv.conf
nameserver 203.81.xx4.11
nameserver 203.81.xx5.12

Sebelumnya saya melakukan backup file defaultnya terlebih dahulu…

# mv /etc/rc.d/rc.inet1 /etc/rc.d/rc.inet1.old
# nano /etc/rc.d/rc.inet1

Isinya sebagai berikut ( sesuaikan dengan keterangan diatas ) :

# rc.inet1 This shell script boots up the base INET system.
#
# Version: @(#)/etc/rc.d/rc.inet1 1.01 05/27/93
# Modified by atoz [at] debian-id [dot] org

# Attach the loopback device.
/sbin/ifconfig lo 127.0.0.1
/sbin/route add -net 127.0.0.0 netmask 255.0.0.0 lo

# Auto eth0.
IPADDR[0]=”” # REPLACE with YOUR IP address!
NETMASK[0]=”” # REPLACE with YOUR netmask!
NETWORK[0]=”” # REPLACE with YOUR network address!
BROADCAST[0]=”” # REPLACE with YOUR broadcast address, if you
# have one. If not, leave blank and edit below.

GATEWAY=”” # REPLACE with YOUR gateway address!

# Uncomment the line below to initialize the ethernet device.
/sbin/ifconfig eth0 ${IPADDR[0]} broadcast ${BROADCAST[0]} netmask ${NETMASK[0]}

# Uncomment this to set up your gateway route:
/sbin/route add default gw ${GATEWAY} netmask 0.0.0.0 metric 1

# Auto eth1.
IPADDR[1]=”” # REPLACE with YOUR IP address!
NETMASK[1]=”” # REPLACE with YOUR netmask!
NETWORK[1]=”” # REPLACE with YOUR network address!
BROADCAST[1]=”” # REPLACE with YOUR broadcast address, if you
# have one. If not, leave blank and edit below.

# Uncomment the line below to initialize the ethernet device.
/sbin/ifconfig eth1 ${IPADDR[1]} broadcast ${BROADCAST[1]} netmask ${NETMASK[1]}

# Network Address Translation ( NAT ).
iptables -A FORWARD -o eth0 -i ! eth1 -j ACCEPT
iptables -A FORWARD -m state –state ESTABLISHED,RELATED -j ACCEPT
iptables -A FORWARD -f -j ACCEPT
iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -j MASQUERADE

# End of rc.inet1

Anda dapat mencoba melakukan shutdown Linuxbox yang Anda gunakan dan menikmati hasilnya )

Ditulis dalam Howto. Leave a Comment »

Installasi Applikasi di Backtrack2 [ Part II ]

Berhubung ada permintaan cara installasi program di Backtrack2, maka disini saya akan menuliskan tutorialnya, namun berhubung untuk program Openoffice filenya berukuran besar ( , maka saya memilih XMMS untuk di jadikan sebagai contoh…cara installasinya tidak berbeda jauh, versi yang saya gunakan adalah versi 1.2.10 yang sudah saya coba dan berjalan dengan baik ( belum tentu semua program berjalan baik di Backtrack2 ini ). Mari kita menuju tahapan installasi :
Download modul XMMS dari situs Slax, saya mendapatkannya disini, pindahkan hasil download tersebut, pada tutorial ini saya menyimpan file XMMS_X_MultiMedia_System_1_2_10.mo pada direktori /home/anonymous.Selanjutnya, buatlah folder dimana hasil akhirnya berada, saya melakukan ini agar setelah proses selesai tidak perlu repot mencari lagi ))
 bt ~ # mkdir -p slax_modules/application/XMMS-1.2.10

Lakukan convert file ber-ekstensi *.mo ( Slax 5 module ) ke ekstensi *.lzm ( SLAX 6 Modules )

 bt ~ # mo2lzm XMMS_X_MultiMedia_System_1_2_10.mo XMMS_X_MultiMedia_System_1_2_10.lzm

Ekstrak hasil convert tersebut ke direktori yang telah kita buat sebelumnya :

 bt ~ # lzm2dir XMMS_X_MultiMedia_System_1_2_10.lzm slax_modules/application/XMMS-1.2.10
 Note :
Selain melalui konsole, Anda juga dapat meng-ekstrak file XMMS_X_MultiMedia_System_1_2_10.lzm
dengan melakukan klik kanan pada file tersebut dan pilih “Extract Slax Module…“.

Buka Konqueror dan masuk ke direktori /home/anonymous/slax_modules/application/XMMS-1.2.10, Anda akan menemukan folder usr disana, masuk ke folde usr kemudian copy-paste saja semua folder yang ada di sana ke direktori /usr, apabila muncul peringatan…”Folder Already Exists” pilih saja “Overwrite All” untuk menimpa semuanya. Untuk menjalankan XMMS, buka K menu >> Multimedia >> XMMS.

Sampai disini dulu pembahasan kita. Selamat mencoba )

Ditulis dalam Howto. 2 Comments »

Perintah-Perintah ifconfig

# ifconfig  [interface] up

Mengaktifkan kartu jaringan

# ifconfig  [interface] down

Menonaktifkan kartu jaringan

# ifconfig  [interface] [IP address] netmask [subnet-mask]

Menset IP address dan subnet mask scr manual

# ifconfig  [interface] hw ether [MAC]

Merubah MAC address kartu PCMCIA dalam format 11:11:11:11:11:11

Ditulis dalam Howto. Leave a Comment »

Kumpulan Perintah iwconfig

# iwconfig [interface]  mode master

Menjadikan kartu PCMCIA dalam mode akses poin

# iwconfig [interface] mode managed

Menjadikan kartu PCMCIA Anda dalam mode client pada jaringan wifi infrastruktur

# iwconfig [interface] mode  ad-hoc

Mengeset kartu Anda sebagai anggota di jaringan wifi ad hoc tanpa akses poin

# iwconfig  [interface] mode monitor

Mengeset kartu Anda dalam mode monitor

# iwconfig [interface]  essid “SSID_Anda”

Konfigurasikan ESSID jaringan Anda.

# iwconfig [interface] key 1111-1111-1111-1111

Mengeset kunci WEP 128bit

# iwconfig [interface] key 11111111

Mengeset kunci WEP 65 bit

# iwconfig [interface] key off

Menonaktifkan kunci WEP

# iwconfig  [interface] key open

Menset sebagai open mode, tidak diperlukan autentikasi

# iwconfig [interface] channel [channel no.]

Menset sebuah channel 1-14

# iwconfig  [interface] channel auto

Memilih channel otomatis

# iwconfig  [interface] freq 2.422G

Menset channel dalam Ghz

# iwconfig [interface]  ap 11:11:11:11:11:11

Memaksa kartu untuk mendaftar ke alamat AP

# iwconfig [interface] rate 11M

Kartu akan menggunakan kecepatan tertentu

# iwconfig [interface] rate auto

Memilih kecepatan otomatis

# iwconfig [interface] rate auto 5.5M

Kartu akan menggunakan kecepatan tertentu dan kecepatan di bawahnya jika memang diperlukan

Ditulis dalam Howto. 1 Comment »

Koneksi ke OPEN/WEP WLAN ( Setup IP Manual )

Untuk menghubungkan ke wireless LAN yang Open atau Secured by WEP ( IP Manual/Statis ).

# iwconfig [interface]  mode managed key [WEP key]
# ifconfig [interface] [IP address] netmask [subnetmask]
# iwconfig essid  "[ESSID]"
# route add default gw [IP of default gateway]

Note :

Masukkan IP Address gatewaynya ( biasanya alamat IP dari Access Point )

# echo nameserver [IP address of DNS server]  >> /etc/resolv.conf

Konfigurasikan DNS server Anda.

# ping www.detik.com

Melakukan uji koneksi.

Ditulis dalam Howto. 1 Comment »

Koneksi ke OPEN/WEP WLAN ( DHCP )

Untuk menghubungkan ke wireless LAN yang Open atau Secured by WEP (DHCP).

# iwconfig [interface]  mode managed key [WEP key]

Note :

Gantilah kata “interface” dengan nama interface Anda yang lagi aktif saat ini, misal ath0, wlan0 atau eth1.
WEP key, masukkanlah kata kuci WEP, 10 karakter hexadecimal untuk 64 bit dan 26 karakter untuk 128 bit.

# iwconfig essid  "[ESSID]" 

ESSIS = Spesifikasi SSID dari suatu WLAN

# dhclient [interface] 

Untuk mendapatkan IP address, netmask, DNS server dan default gateway dari akses poin.

Ditulis dalam Howto. 6 Comments »
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.